Perbedaan SHM Sarusun dan SHGB pada Legalitas Apartemen, Wajib Tahu Sebelum Membeli

Cover perbedaan SHM Sarusun dan SHGB pada legalitas apartemen
Perbedaan SHM Sarusun dan SHGB pada legalitas apartemen

Memahami perbedaan SHM Sarusun dan SHGB menjadi langkah penting sebelum membeli unit apartemen. Kedua jenis sertifikat ini menentukan status kepemilikan dan hak hukum Anda atas unit yang dibeli. Artikel ini menjelaskan perbedaan SHM Sarusun dan SHGB secara lengkap agar Anda tidak salah pilih.

Apa Itu SHM Sarusun?

SHM Sarusun (Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun) memberikan kepemilikan penuh dan permanen atas unit apartemen kepada pemegangnya. Pemilik SHM Sarusun memiliki hak yang setara dengan kepemilikan rumah tapak, termasuk hak untuk mewariskan, menjual, atau menjaminkan unit tanpa batas waktu. Sertifikat ini umumnya berlaku untuk apartemen yang berdiri di atas tanah hak milik.

Apa Itu SHGB pada Apartemen?

SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) memberikan hak untuk mendirikan dan memiliki bangunan di atas tanah milik pihak lain, biasanya milik negara atau badan hukum, dalam jangka waktu tertentu. Masa berlaku SHGB umumnya 30 tahun dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku. Pemilik unit dengan status SHGB perlu memperhatikan masa berlaku sertifikat sebelum jangka waktu tersebut berakhir.

Perbandingan SHM Sarusun vs SHGB

Perbedaan utama SHM Sarusun dan SHGB terletak pada jangka waktu kepemilikan dan proses perpanjangan. SHM Sarusun tidak memiliki batas waktu, sementara SHGB memerlukan perpanjangan berkala yang membutuhkan biaya dan proses administrasi tambahan. Dari sisi nilai jual, unit dengan SHM Sarusun biasanya menawarkan nilai investasi yang lebih stabil dalam jangka panjang.

Cara Mengecek Status Legalitas Sebelum Membeli

Calon pembeli sebaiknya meminta salinan sertifikat asli dan memverifikasi keasliannya melalui Kantor Pertanahan setempat. Anda juga dapat mempelajari ketentuan resmi mengenai sertifikasi rumah susun melalui situs Kementerian ATR/BPN. Memastikan legalitas sejak awal membantu menghindari sengketa hukum di kemudian hari.

Kesimpulan

Mengetahui perbedaan SHM Sarusun dan SHGB membantu Anda menentukan pilihan unit yang sesuai dengan tujuan investasi maupun hunian jangka panjang. Pastikan Anda memeriksa status legalitas secara menyeluruh sebelum menandatangani perjanjian jual beli. Pelajari juga panduan lengkap membeli apartemen di Makassar untuk persiapan yang lebih matang.

Untuk hunian dengan status legalitas yang jelas dan aman, Unit Apartemen 31 Sudirman Suites Makassar sudah dilengkapi dokumen kepemilikan yang transparan bagi calon pembeli.

By Nanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *